Fungsi Komponen yang Ada pada Batang Piston (Connecting Rod)

Connecting rod yang biasa disebut sebagai batang piston/stang piston berfungsi untuk menghubungkan piston dengan crankshaft dan memindahkan gaya hasil pembakaran ke crankshaft. Ukuran batang piston disesuaikan dengan volume mesin. Batang penggerak piston juga disebut dengan istilah batang torak.

Banyak orang menanyakan, batang piston terbuat dari apa?. Untuk keperluan balap, biasanya batang piston terbuat dari titanium, karena titanium bersifat ringan namun kuat. Sedangkan untuk kendaraan sehari-hari, batang piston biasanya terbuat dari logam perpaduan dengan aluminium, yang tujuannya agar bobot batang piston menjadi ringan. Secara ekonomis, harga batang piston untuk racing tentu lebih mahal bila dibanding dengan harga batang piston untuk keperluan sehari-hari.

Bagian-bagian pada connecting rod yang ditunjukkan gambar di atas terdiri dari:

  1. Rod eye, gudgeon-end atau smallend berfungsi sebagai penahan piston pin bushing
  2. Piston pinbushing. Bushing merupakan jenis bearing yang mendistribusikan beban dan dapat diganti bila aus
  3. Shank adalah bagian connecting rod antara small dan big end, berbentuk I-beam yang kuat dan kaku.
  4. Crankshaft journal bore dan cap terletak pada bagian ujung besar (big end) connecting rod. Komponen ini membungkus crank shaft bearing journal dan mengikatkan connecting rod ke crankshaft
  5. Bolt dan nutrod mengunci rod dan cap pada crankshaft, disebut crank end atau big end dari connecting rod
  6. Big-end bearing connecting rod terdapat pada crankend. Crankshaft berputar di dalam bearing connecting rod, yang membawa beban. Connecting rod memindahkan gaya hasil pembakaran ke crankshaft dan merubah gerakan naik turun menjadi gerak putar. Connecting rod merupakan besi tempa yang dikeraskan dan di-shot peen untuk membuang tegangan. Ujungnya dirancang tirus untuk memberikan tambahan bidang kontak antara pin dengan bore saat langkah tenaga. Ini menghasilkan kekuatan dan ketahanan ekstra dari piston dan rodassembly.

Bearing Connecting Rod

bearing conrod

Bearing connecting rod bagian atas terpasang pada connecting rod dan disebut upper half shell. Setengah bagian lainnya terpasang pada cap dan disebut lower half shell. Normalnya upper half shell menahan beban lebih besar. Locating lug merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari bearing shell dan digunakan untuk memastikan bearing duduk dengan benar pada connecting rod ataupun cap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.