Masalah Wiring Harness pada Mesin Alat Berat

Masalah wiring harness dapat pula terjadi pada machine atau engine. Periksa kondisi wiring, connector, dan fuse apakah terjadi open atau short.

Pin A dan B pada Service Tool Connector digunakan untuk power supply ke Communication Adapter. Power supply dapat saja terhubung ataupun tidak terhubung dengan ignition switch. Tegangan dapat diperiksa pada pin ini (pin A dan B).

Termination resistor dibahas pada gambar di atas.

Data link cable harus dipuntir (twisted) untuk mencegah RFI (Radio Frequency Interference).

Termination resistor normalnya terpasang pada sirkuit CAN data link. Bila komponen ini tidak terpasang, maka tidak akan mungkin untuk mem-flash ECM dengan file yang baru melalui CAN data link. Bila CAN data link terpasang pada engine atau machine, maka tidak perlu memasang termination resistor. Service literature tidak selalu menjelaskan mengenai perlunya terminating resistor pada engine CAN data link circuit.

Termination resistor dapat dibandingkan dengan 3408E HEUI engine hydraulic system sebagai analogi. Saat injector mati, gelombang tekanan terjadi dan akan kembali ke sistem dan akan mempengaruhi timing pada barisan injector yang berlawanan. Check valve dipasang pada sistem untuk mencegah pengaruh tersebut pada injector lain.

Pada cara yang sama, sinyal CAN mengalir melalui sirkuit dan dipantulkan kembali dari ujung sikuit yang menyebabkan sinyal yang salah memantul disekeliling sistem dan menyebabkan datanya rusak.

Termination resistor mencegah agar hal di atas tidak terjadi.

Diagnosis Trouble pada Alat Berat menggunakan Cat ET

Sumber masalah komunikasi dapat dikelompokkan dalam lima hal, seperti berikut ini:

  • Communication Adapter: Hardware atau software
  • Cables: Open atau short circuit
  • PC: Masalah pada komputer, hardware atau software
  • Cat ET Preferences: Preferences tidak diset dengan benar
  • Application System: Power supply, data link wiring, connector, fuse, ECM problem, flash file.

PC driver terpasang secara otomatis saat instalasi Cat ET software.

Flash file (firmware) juga dimuat kedalam PC oleh Cat ET software, akan tetapi biasanya pada saat instalasi akan ditanyakan apakah akan disertakan atau tidak pada saat instalasi.

CATATAN: Jangan dibingungkan dengan penyimpanan flash file software (firmware) dan proses flashing.

Perhatikan tanda-tanda kerusakan pada konektor dan body-nya. Ganti dengan alat lain bila memungkinkan, untuk memastikan problem.

Periksa alat dari kerusakan fisik, lihat pin dan konektornya.

Periksa apakah terdapat arus listrik menuju Comm Adapter II, dengan cara memperhatikan lampu suplai tenaga (power, panah).

Problem yang paling umum adalah keyswitch. Keyswitch harus di-ON-kan dan panel warning light (lampu peringatan pada panel) menunjukkan adanya arus menuju sistem.

troubleshooting et 2

Data link cable terkini tahan terhadap kemungkinan kelemahan dibandingkan dengan jenis sebelumnya. Jenis ini telah diperkuat pada sekitar connector (panah) cable entry.

Kerusakan pada cable dapat menyebabkan dua masalah dasar: tidak ada arus menuju Communication Adapter, yang mengarah ke tidak adanya komunikasi, atau data link problem yang juga menyebabkan tidak terjadi komunikasi.

Metoda sederhana untuk men-troubleshoot kabel adalah dengan cara menukar kabel dengan kabel yang lain yang sama.

Bila digunakan kabel yang bukan data link cable standar dengan CAN data link, dan lebih panjang dari spesifikasi normal, CAN communication problem dapat terjadi.

CATATAN: Communication Adapter I data link cable yang lebih panjang dapat digunakan dengan Communication Adapter II. Akan tetapi, CAN tidak akan berfungsi karena CAN connection tidak terdapat pada kabel jenis ini.

troubleshooting et 3

Karena berbagai sebab, comm port dapat menjadi tidak aktif. Sebagai contoh, Palm Pilot computer atau Smart Board software saat dipasang pada Laptop computer dapat menyebab- kan comm port menjadi tidak aktif untuk Cat ET communication. Infrared port dapat pula menyebabkan konflik dengan comm port. Atau karena memang comm port belum diaktifkan sebelumnya.

USB/Serial Adapter driver dipasok bersama dengan adapter. Software ini harus dipasang sebelum mengunakan adapter. Juga periksa pemilihan comm port untuk adapter pada Cat ET preferences. USB adapter akan menggunakan port yang berbeda dengan yang diguna- kan serial cable sebelumnya.

Kadang-kadang saat menggunakan Dataview akan terjadi konflik antara Cat ET dengan PC Comm Port. Bila digunakan driver Dataview yang terbaru, hal ini tidak akan terjadi.

troubleshooting et 4

Saat mentroubleshoot masalah komunikasi antara PC dan Cat ET, layar/tampilan informasi di atas dapat berguna. Informasi pada layar memberikan sumber informasi mengenai PC dan sistem aplikasi

Tekan Ctrl + I untuk mengakses informasi di atas.

Kemungkinan lain dari timbulnya masalah komunikasi adalah pemilihan Communication

Adapter atau comm port yang tidak tepat.

CATATAN: Bila USB adapter dipasang pada serial cable, perubahan pada preferences harus dilakukan untuk pilihan comm port yang baru. Baud rate juga perlu diubah bila Communication Adapter I digunakan dengan USB adapter.

Preferences juga dapat dipilih melalui menu Communication Adapter Toolkit, tanpa menjalan kan program Cat ET saat troubleshooting.

Bila keyswitch pada posisi OFF, ECM tidak akan di-energize dan komunikasi tidak akan terjadi. Service Tool Connector tidak mendapatkan suplai arus untuk Communication Adapter (ini ber variasi tergantung application wiring arrangement).

Pastikan pula battery master switch pada posisi ON.

Kesimpulan:

  • ECM dan Service Tool Connector (untuk Communication Adapter) harus mendapatkan suplai arus agar dapat berkomunikasi
  • ECM harus mempunyai flash file yang benar agar dapat berkomunikasi. Gunakan WinFlash untuk memastikan file ini ada dan tidak rusak
  • Bila tegangan dari battery melebihi 40 Volt, ECM akan dimatikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Kondisi ini dapat disebabkan kerusakan pada alternator voltage regulator
  • Tegangan sirkuit yang tinggi (>40 volt) akan menyebabkan engine mati (shutdown) dan terjadi kegagalan komunikasi dengan Cat ET.

Perlengkapan yang Diperlukan untuk Mengoperasikan Cat ET

Terdapat dua jenis Communication Adapter yang dapat digunakan, yaitu:

  1. 7X-1700 CA I Communication Adapter (sudah tidak diproduksi lagi tapi masih dapat digunakan)
  2. 171-4400 CA II Communication Adapter (peralatan terkini)

Berbagai jenis kabel dijelaskan pada gambar diatas. Kabel-kabel tersebut hanya bisa digunakan pada Cat machine dan industrial engine. Pada on highway truck engine dan gas engine memerlukan adapter lain untuk menghubungkan kabel data link cable dengan truck Service Tool Connector. Adapter tersebut tidak ditunjukkan pada gambar di atas.

komponen yang dibutugkan et

Komponen-komponen yang diperlukan untuk dapat berkomunikasi dengan machine atau engine adalah:

  1. Personal Computer (PC)
  • Laptop ataupun desktop computer
  1. Communication Adapter
  • Communication Adapter I atau Communication Adapter II
  1. Kabel
  • USB adapter
  • Adapter untuk Truck dan Gas engine
  1. Software
  • STW dengan Cat ET
  • Cat ET Standalone.

adapter et

Adapteradapter yang diperlukan agar ET dapat berkomunikasi dengan On Highway Truck atau gas engine antara lain:

  1. Data link adapter untuk Truck Engine
7X-1403 Cab Data link Navistar 1993 – 1996
7X-1686 Cab Data link Semua OEM kecuali GM & Navistar 1993 – 1998
7X-1714 Cab Data link GM ALDL 1995 – sekarang
157-4829 Cab Data link 9 pin J1939 1993 – sekarang
  1. Data link adapter untuk Gas Engine

7X-1414 Control Panel Adapter, 10 Pin 3500 All S.I. Engine with EIS

7X-1415 Control Panel Adapter, 4 Pin 3600 S.I.

Catatan:

S.I. = Spark Ignited

E.I.S. = Electronic Ignition System.

cat et 2

Sekarang ini terdapat 3 cara untuk menghubungkan Communication Adapter dengan PC yakni dengan menggunakan port berikut ini:

  • Serial port
  • Parallel port (hanya pada CA II)
  • USB port.

usb et

Pada PC baru biasanya sudah tidak dilengkapi dengan serial port ataupun parallel port. Bila demikian halnya, maka diperlukan USB port.

USB port memerlukan adapter USB ke serial untuk serial cable karena tidak terdapat USB cable khusus. Adapter Ini memerlukan driver agar dapat berfungsi. Software ini biasanya sudah dipasok oleh pembuatnya seperti ditunjukkan pada gambar di atas.

Adapter dapat dibeli di toko-toko elektronik. Akan tetapi, beberapa pengalaman menunjukkan bahwa adapterAdapter Ini kadang tidak berfungsi dengan baik dengan Cat ET software ataupun Communication Adapter.

Perlengkapan yang dianjurkan adalah 237-7547 USB/Serial Adapter untuk serial cable.

Saat kabel dihubungkan untuk pertamakalinya dengan PC, pesan “New hardware found” akan muncul dengan permintaan untuk memasang driver software terlebih dahulu.

Bila adapter digunakan bersama dengan Communication Adapter I, baud rate perlu diset ke 9,600 menggunakan menu ET Preferences, bila tidak maka akan terjadi kegagalan komunikasi.

CATATAN: USB/Serial Adapter hanya dapat digunakan dengan serial cable.

Diagnostic Screen pada Caterpillar Electronic Technician

Active diagnostic fault (code) screen dapat dipilih menggunakan tombol disebelah kanan, tombol F3 pada keyboard, atau menggunakan Diagnostics drop down menu. Menu yang dapat digunakan untuk memilih tampilan ini adalah sebagai berikut:

diagnostic

Diagnostics / Active Diag Codes

Function key yang digunakan untuk tujuan ini tergantung dari pilihan yang ditentukan sebelumnya. F3 merupakan default key.

Hanya satu active diagnostic fault yang aktif pada engine 3408E ini. Seringkali terdapat berbagai active faults dan status flag indicator muncul.

Pengguna dapat men-troubleshoot suatu active fault dengan cara menyorot (highlight) fault dan menekan tombol Troubleshoot Code dipojok kiri bawah layar. Proses ini akan membuka Diagnostic Advisor, (bila Cat ET dijalankan didalam STW dan Diagnostic Advisor dipasang) dan membantu teknisi dalam men-troubleshoot kode fault.

Active fault tidak dapat dihapus dari layar. Active fault akan terhapus / hilang secara otomatis saat fault tersebut telah diperbaiki.

logged diagnostic fault

Logged Diagnostic Fault screen dapat dipilih menggunakan icon yang ditunjukkan di sebelah kiri atau menggunakan drop down menu di bawah ini:

Diagnostics / Logged Diagnostic Codes

Function key juga dapat digunakan (tergantung dari bagaimana function key ditentukan). F4 merupakan default key.

Active, logged, dan event diagnostic screen dapat di-print atau disimpan agar dapat dilihat atau juga di-print sebagai file *.PLR (lihat Pelajaran 4 untuk informasi yang lebih lengkap mengenai “Mencetak dan Mengelola File”).

Perhatikan tiga penjelasan di sebelah kanan atas layar: “Occ., First, dan Last“. Item ini menjelaskan jumlah terjadinya kerusakan, jam kapan kejadian pertama, dan terakhir kalinya terjadi. Fitur ini sangat berguna untuk mengidentifikasi intermittent fault.

logged diagnostic fault 2

Logged Fault dapat dihapus dengan menggunakan cursor untuk menyorot (highlight) pesan seperti yang ditunjukkan pada gambar diatas pada baris kelima. Kemudian tekan tombol Enter, atau tekan tombol Clear di bagian pojok kiri bawah layar dan tekan Yes untuk memastikan penghapusannya

include all ecm

Kotak Include all ECMs (gambar disamping kanan) di pojok kanan bawah layar, dapat dipilih untuk menampilkan data kerusakan pada semua ECM yang terhubung dengan data link. Bila akan menghapus semua pesan Logged Fault dari semua ECM, tekan Clear All di bagian bawah layar.

Pada layar Cat ET pada gambar diatas menunjukkan 3 buah ECM. Karena Caterpillar Monitoring System bukan bagian dari sistem, CMS pada machine di atas tidak didukung oleh Cat ET. Engine, transmission, dan brake logged fault dikomunikasikan melalui data link ke CMS. Menghapus fault pada Cat ET tidak akan menghapusnya dari CMS karena CMS pada machine di atas tidak berkomunikasi dengan Cat ET. Untuk menghapus logged fault pada CMS yang tidak berkomunikasi dengan Cat ET, hubungkan 4C-8195 Control Service Tool dan gunakan Mode, Scroll, dan Clear switch untuk mengakses service mode dan menghapus logged fault.

logged event

Logged Event adalah situasi dimana terjadi kerusakan baik kerusakan elektronik ataupun bukan, yang menyebabkan engine beroperasi diluar normal operating parameter. Tampilan ini dapat diakses menggunakan Logged Events screen icon seperti pada gambar disamping, menggunakan function key, atau menggunalkan drop down menu berikut ini:

logged event 2

Diagnostics / Events / Logged Events

Kondisi ini dapat saja berhubungan dengan perawatan, misalnya low oil level (level oli rendah) atau air filter tersumbat / buntu. Event (kejadian) lain dapat saja disebabkan oleh operator abuse (kesalahan perlakuan oleh operator) seperti engine overspeed atau overload yang mengarah ke overheating.

Pada contoh diatas, terdapat 8 event (pada gambar diatas). Bila salah satu dari kejadian tersebut adalah “Engine Overspeed Warning“, informasi tambahan dapat dilihat dalam bentuk histogram. Informasi ini tersedia dengan cara menyorot item – item dan memilih tombol View Histogram di bagian pojok kiri bawah layar. Bila tidak terdapat overspeed, tombol ini akan berwarna abu-abu dan tidak akan dapat disorot (lihat gambar diatas).

Pada sisi kanan atas layar terdapat informasi tambahan, sama halnya seperti pada Logged Diagnostic Codes. Informasi ini menunjukkan jumlah kejadian, jam kapan kejadian pertama dan terakhir kalinya terjadi. Sebagai contoh, kejadian Low Engine Oil Pressure Warning; telah terjadi 11 kali, terjadi antara jam ke 32 sampai 33.

Event tidak dihapus secara rutin dan biasanya memerlukan factory password untuk menghapusnya. Bila akan menghapus event, highlight event tersebut, lalu tekan Enter atau pilih Clear dan kemudian masukan informasi – informasi yang diperlukan untuk mendapatkan password. Factory password dibahas pada Pelajaran 5 pada buku ini.

Normalnya, event akan tetap berada pada memori ECM sampai waktunya overhaul. Event memberikan catatan atau sejarah dari kemungkinan problem yang akan merusak engine dan akan membantu proses diagnosa, analisa kerusakan atau sebagai bukti adanya kesalahan pengoperasian oleh operator. Jumlah maksimal event yang dapat disimpan ECM adalah 255. Bila jumlah ini sudah terlampaui, event dapat dihapus setelah penyebabnya diketahui dan diperbaiki. Walaupun ECM dapat menyimpan 255 kejadian, diagnostic clock akan mencatat jam kejadian terakhir kalinya.

Event lain yang mungkin muncul, tergantung dari aplikasinya, antara lain:

  • High exhaust temperature
  • High aftercooler temperature
  • High crankcase pressure
  • Loss of coolant flow
  • Low (lubrication) oil pressure (mengacu pada oil pressure map)
  • User defined shutdown selection
  • Fuel filter restriction
  • Oil filter restriction
  • Low engine oil level
  • High atau low boost.

nilai overspeed

Nilai besaran dan jumlah kejadian overspeed dijelaskan pada overspeed histogram C-9 Industrial Engine seperti pada gambar diatas.

Tampilan ini secara grafis memperlihatkan tingkat overspeed. Garis vertikal pada grafik menunjukkan jumlah setiap kategori overspeed. Garis horizontal menunjukkan nilai rpm tertinggi setiap terjadi overspeed. Overspeed dikelompokkan setiap peningkatan 100 rpm.

Pada grafik diatas terdapat 6 kali overspeed terjadi pada rpm 2500, 3 kali pada rpm 2600, 2 kali pada rpm 2700, satu kali pada rpm 2800, dan satu kali pada rpm 2900.

Rentang rpm yang ditunjukkan pada layar ditentukan oleh aplikasi ECM. Dalam hal ini, 2900 merupakan rpm tertinggi yang terukur oleh C-9 engine. Engine lainnya mempunyai skala yang berbeda tergantung dari engine-nya.

Dalam hal ini, engine yang lebih kecil (C-9), dapat dianggap bahwa kerusakan serius telah dialami pada rpm 2900. Engine telah mencapai rpm yang potensial menimbulkan kerusakan dan harus diperiksa terhadap kerusakan – kerusakan yang diakibatkan oleh overspeed.

Pemeriksaan, sebagai contoh, harus termasuk pemeriksaan valve, piston, bearing, dan komponen yang bergerak lainnya. Akan tetapi, pada engine yang lebih besar, misalnya seri 3500, dapat dianggap bahwa kerusakan akan telah terjadi pada rpm ini karena kecepatan piston yang lebih tinggi.

Data Link Connecting dan Disconnecting

data link and disconecting

Sebagaimana fungsi Cat ET lainnya, terdapat berbagai metoda untuk connecting (meng- hubungkan) dan disconnecting (memutuskan) data link.

  1. Function key F8    (pada    keyboard)     melakukan      kedua    hal    ini,    connecting     dan disconnecting.
  2. disconectingFungsi connecting/disconnecting dapat pula dilakukan dengan menggunakan File drop down menu, sebagai berikut:

             File / Disconnect F8

3. Dua buah data link icon adalah Toolbar, satu untuk connecting (icon kiri) dan yang lainnya untuk disconnecting (icon kanan). Saat fungsi disconnect dipilih, tampilan utama layar akan kosong.

CATATAN: Saat cursor diatas tombol toolbar, bubble help (penjelasan fungsi) akan muncul.

Drop Down Menu, Tool Bar dan Function Key

Tampilan ini (ECM Summary) muncul setelah ECM telah dipilih atau bila hanya terdapat satu ECM terhubung dengan data link.

ECM Summary screen berisi informasi peralatan dan ECM yang sedang terhubung dengan Cat ET. Pada beberapa kasus, suatu machine dapat mempunyai beberapa ECM yang terhubung melalui data link.

Pada kotak kiri atas terdapat semua ECM yang terhubung dengan data link. Pada gambar diatas hanya menampilkan satu ECM saja.

Pada kotak kanan atas terdapat informasi mengenai Cat ET, (Program Version Number, Serial Number, dan Subscription Type). Dalam hal ini, terlihat Version 2002A sedang diguna- kan.

Kotak bagian bawah berisi Equipment ID dan Engine Serial Number. Pada kotak ini juga terdapat informasi mengenai ECM Personality Module.

icon dropdown

ECM Summary Screen dapat secara manual dipilih kapan saja menggunakan drop down menu Information / ECM Summary atau icon (gambar dikanan).

 

Bila tampilan tidak berukuran penuh, tampilan dapat dimaksimalkan (tampilan layar penuh) dengan cara mengklik kotak diujung kanan atas Cat ET screen.

dropdown menu

Drop down menu berikut ini terletak di atas layar seperti terlihat pada gambar:

  • File
  • View
  • Diagnostics
  • Information
  • Service
  • Utilities
  • Help

function key

Beberapa item diatas juga terdapat pada toolbar icon dan pada Function Key

Toolbar icon berikut telah tersedia antara lain:

  • Feedback
  • Bookmarks Search
  • Print Preview Print
  • Status
  • Active Fault
  • Logged Fault
  • Logged Event
  • ECM Summary
  • Configuration Tool
  • Connect Data link
  • Disconnect Data link
  • Enable ET Trainer
  • Disable ET Trainer
  • Help

Toolbar icon dan kebanyakan Function Key dapat disusun sehingga dapat sesuai saat dihitung dari kiri. Drop down menu pertama yang ditunjukkan adalah View Menu (seperti yang terlihat pada halaman sebelumnya).

Terdapat empat pilihan yang tersedia pada View:

  • Toolbar
  • Launchpad
  • Custom
  • Preferences

Bila terdapat tanda “V” pada toolbar, toolbar akan ditampilkan dan bila tidak terdapat tanda tersebut maka toolbar pun tidak akan tampak.

Bila Custom dipilih, terdapat dua pilihan yaitu Toolbar dan Function Key. Pilih Toolbar.

toolbar

Toolbar Customization screen (screen penyesuaian toolbar) terlihat pada gambar diatas. Perhatikan bahwa screen telah dipilih tanpa memperlihatkan STW, sehingga Toolbar screen dapat diperbesar.

Toolbar sekarang dapat diatur disesuaikan dengan kebutuhan pengguna (dengan anggapan pengguna memiliki personal computer sendiri). Walaupun Toolbar disusun ulang dengan sempurna, tetapi masih dapat dikembalikan ke susunan aslinya dengan menggunakan tombol Get Default.

Alat (tool) yang tersedia dapat dipilih dari kolom sebelah kiri layar. (pilihan yang diambil ditunjukkan pada kolom sebelah kanan layar)

Akhirnya, Toolbar dapat diperkecil ukurannya atau dihilangkan dari pandangan bila perlu, menggunakan pilihan drop down menu berikut ini dan menuju General tab:

View / Preferences

function key 2

Function Key dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan cara yang sama. Gunakan drop down menu dan pilih:

                             View / Custom / Function Keys

Function key F2 – F7 dan F10 – F12 dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan meng- gunakan mouse.

Function key F1, F8 dan F9 tidak dapat diubah.

Dengan mengklik tanda panah pada setiap kotak Function Key, pemilihan dapat dilakukan untuk setiap Function Key.

Bila diperlukan, daftar aslinya (default) dapat digunakan kembali dengan menggunakan tombol Get Default.

 

ECM Selector Screen (Screen Pemilihan ECM)

et screen

Cat ET Trainer dapat diakses menggunakan icon dibawah ini:

et trainer

Atau menggunakan pilihan drop down menu:

                       Help / Trainer / Enable – Disable

ECM Selector Screen atau ECM summary screen muncul secara otomatis saat Cat ET  terhubung dengan machine.

Bila beberapa ECM terhubung dengan data link, ECM Selector Screen seperti yang ditunjuk- kan pada gambar diatas akan muncul. Pemiilihan ECM harus dilakukan sebelum dapat masuk ke program. Maksimal 9 buah ECM dapat terhubung dengan data link, misalnya pada 797 OffHighway Truck.

Bila hanya satu ECM terhubung dengan data link, layar ini tidak akan muncul. Yang akan muncul adalah ECM Summary screen, seperti terlihat pada gambar dihalaman berikut ini.

et screen 2