Spesifikasi Bahan Bakar yang Ideal untuk Mesin Diesel

Beberapa keuntungan yang terdapat pada diesel engine, diantaranya adalah kualitas bahan bakar yang digunakan dan konsumsi bahan bakarnya lebih rendah dibandingkan dengan gasoline engine. Dengan kata lain diesel engine lebih ekonomis. Meskipun demikian bukan berarti kita dapat menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang jelek. Bahan bakar yang digunakan pada diesel engine kecepatan tinggi untuk automobile […]

Read More

Fungsi dan Klasifikasi Governor pada Mesin Alat Berat

Fungsi Governor Meskipun akselerator dipertahankan pada posisi yang sama, engine tidak dapat menjaga putarannya dalam kondisi idling (tanpa beban) tanpa dikontrol oleh governor. Governor berfungsi untuk: Menjaga kecepatan putaran engine pada saat kondisi idling (low speed control function) Menjaga kecepatan maksimum engine (high speed control function) Menjaga kecepatan engine yang disesuaikan dengan beban (intermediate speed […]

Read More

Perbedaan Komponen Filter dan Strainer pada Alat Berat

Filler Screen Filler screen umumnya berada pada pipa pengisian. Screen ini akan menjaga contaminant dengan ukuran besar memasuki tangki ketika tutup lubang pengisian dilepas. Strainer Inlet strainer selalu ditempatkan didalam reservoir terendam oli. Pada kondisi normal selanjutnya oli akan mengalir menuju element filter. Aliran oli yang normal akan mengalir menuju element filter. Ketika filter tersumbat, […]

Read More

Pengenalan Prinsip Kerja Komponen Rotary Drill MD6290

Menaikkan dan Menurunkan Jack Bila menurunkan jack (meratakan posisi mesin): Pertama ratakan posisi mesin dari sisi ke sisinya kemudian dari depan ke belakang. Selalu gunakan kontrol jack depan terakhir untuk memastikan beban terbagi secara merata diantara kedua jack depan. Lakukan sebaliknya untuk menaikkan jack. Ingat jack depan selalu yang terakhir. Menaikkan & Menurunkan Mast Bahaya: […]

Read More

Sistem Pengisian Baterai (Charging System) pada Alat Berat

Struktur dan Fungsi Sistem kelistrikan pada alat berat seperti starting system, lighting system, dan instrumen kelistrikan lainnya membutuhkan energi listrik untuk dapat bisa menjalankan fungsinya masing-masing. Energi listrik yang dapat disupply oleh baterai sebagai sumber listrik jumlahnya terbatas dan akan habis jika terus-menerus digunakan. Secara umum sistem pengisian berfungsi untuk menghasilkan energi listrik supaya bisa […]

Read More

4 Komponen Utama pada Kopling (Clutch) beserta Fungsinya

1. Disc Bentuk dan jenis disc tergantung pada tujuan penggunaan clutch tersebut. Standar bentuk disc dan penamaan bagian-bagiannya (nomenclature) ada pada gambar di atas. Pada disc dibuat dengan pola alur yang berbeda. Bentuk pola alur (pattern) sengaja dibuat pada permukaan bidang gesek (facing material) dari disc dengan tujuan untuk pendinginan clutch, mengurangi kerugian gesek/slip dan […]

Read More

Melihat Struktur dan Cara Kerja Electronic Governor

Komponen utama dari sebuah electronic governor adalah housing, actuator, dan cover. Actuator terdiri atas linear DC motor, link, dan control rod position sensor. Komponen-komponen ini bekerja berdasarkan sinyal dari control unit. Liniear DC motor menyebabkan rangkaian lilitan (coil assmbly) (yang terdapat di dalam linear DC motor) dapat bergerak naik/turun sesuai dengan sinyal yang dikirimkan oleh […]

Read More

Apa itu Injection Nozzle, Nozzle Holder, dan Nozzle Pipe

Fungsi dan Klasifikasi Injection Nozzle Injection nozzle merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah sistem bahan bakar yang berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang bakar engine, dalam bentuk butiran-butiran bahan bakar yang sangat lembut. Ukuran partikel bahan bakar yang disemprotkan/diinjeksikan oleh injection nozzle dan bagaimana partikel-partikel tersebut bercampur dengan udara mempunyai pengaruh yang […]

Read More

Fungsi & Lokasi Mechanical Automatic Timer pada Mesin Diesel

Fungsi & Lokasi Mechanical Automatic Timer pada Mesin Diesel Bahan bakar akan terbakar pada saat pembakaran tunda (ignition lag) berakhir. Sudut crank (crank angle) dari pembakaran tunda akan semakin besar seiring dengan meningkatnya kecepatan putaran engine. Perubahan crank angle tersebut akan mengakibatkan terjadinya keterlambatan pembakaran (bahan bakar terbakar pada saat piston sudah turun ke bawah). […]

Read More